16 July 2019
16 July 2019,
 0

Rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu 4-5 jam sehari untuk browsing internet. Dengan begitu, keluhan tentang pengalaman browsing yang buruk pun banyak berdatangan. Beberapa keluhan yang paling umum diantaranya adalah kompabilitas website yang bermasalah, serangan dari malware dan virus, pop-up iklan yang seringkali muncul yang sangat mengganggu, dan juga kekhawatiran akan privasi data.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk browsing dengan lebih aman dan tidak banyak gangguan. Cara ini bisa diterapkan di perangkat apapun, baik laptop, PC, ataupun gadget  seperti smartphone dan tablet. Berikut adalah tips nya:

1. Pastikan browser dan semua plugin terupdate

Browser hampir selalu menjadi jembatan pertama untuk anda menuju dunia internet. Apapun perangkat yang anda gunakan. Setiap pengembang pasti selalu membuat update rutin untuk aplikasi yang dibuatnya, dengan menggunakan teknologi yang lebih baru, memasukkan fitur tambahan, dll, dengan maksud agar pengguna bisa merasakan pengalaman yang paling baru dalam menggunakan aplikasi tersebut, dalam hal ini termasuk juga pengembang aplikasi browser yang anda pakai. Untuk teknologi browser sekarang ini sudah menggunakan HTML 5, yang bisa meningkatkan kualitas audio dan vidio, meningkatkan kecepatan, dan membuat tampilan lebih bagus. Banyak situs yang sudah beralih ke teknologi HTML 5 ini, sehingga jika situs tersebut dibuka dengan browser versi lama maka akan timbul gangguan karena tidak kompatibel.

Dan sebenarnya faktor utama dari update rutin yang selalu dikeluarkan pengembang aplikasi adalah masalah keamanan. Setiap aplikasi pasti mempunyai celah yang bisa digunakan oleh hacker untuk menyerang dengan memasukkan virus atau malware. Karena itu celah tersebut harus selalu dilakukan “penambalan” secara rutin. Jadi menginstall update secara rutin adalah cara pertama yang harus dilakukan jika ingin browsing dengan aman. Untungnya, hampir semua browser sekarang ini sudah ada fitur update otomatis setiap ada keluaran terbaru.

2. Gunakan browser yang punya fitur singkron antar perangkat

Hampir semua browser sekarang sudah punya fitur “akun” dan “singkronisasi”, jadi kita bisa membuat akun sendiri yang mengandung semua data browsing yang kita lakukan di browser tersebut, seperti history, bookmark, bahkan halaman yang saat ini kita buka. Lalu saat browsing di perangkat lain, kita bisa login akun yang tadi sehingga semua data kita akan tersingkron. Dengan begitu akan jauh lebih praktis dan ketergantungan akan mesin pencari bisa berkurang. Situs yang sudah kita pastikan terpercaya bisa langsung kita tandai dengan bookmark, itu akan mengurangi resiko masuk ke situs palsu (situs phising).

3. Blok pop-up

Iklan yang suka muncul tiba-tiba atau yang biasa kita kenal dengan istilah “pop-up” dapat di blok dengan fitur “pop-up blocker”. Browser pop-up biasanya akan membuka jendela baru dengan sendirinya ketika kita membuka situs yang mengandung iklan tersebut. Hal tersebut selain sangat mengganggu juga bisa berbahaya, karena ada beberapa pop-up yang juga bisa menyisipkan link virus atau menampilkan konten yang tidak pantas. Kebanyakan aplikasi browser terbaru sudah mempunyai fitur ini secara bawaan, tapi beberapa ada yang belum sehingga kita perlu menginstall plugin tersendiri.

4. Gunakan ad-blocker

Untuk menginstall plugin tambahan pada browser biasanya ada di “Setting” lalu cari menu “Plugin”, atau “Addon”, atau “Extension”,(penamaan bisa berbeda di tiap browser). Lalu biasanya ada daftar plugin yang sudah terinstall, dan ada kolom pencarian (search) untuk menginstall plugin baru. Untuk mencari plugin yang memblok iklan, di kolom pencarian anda bisa ketik “pop-up blocker”, atau “ad-blocker”, setelah itu akan muncul berbagai aplikasi dan anda bisa pilih salah satu untuk di install.

Tetapi ada sisi lain dari “aksi” memblokir iklan ini yang menarik untuk dibahas. Hampir semua blog yang berisi artikel yang kita kunjungi setiap hari tersebut mendapatkan uang dari iklan yang dipajang di situsnya. Jadi pada dasarnya sumber utama pemasukan blog mereka adalah iklan. Dan pada saat iklan yang mereka ingin tampilkan malah kita blokir, berarti mereka tidak mendapat pemasukan. Itu kenapa ada sebagian blog yang bisa mendeteksi dan mengatifkan peringatan untuk kita yang menggunakan ad-blocker untuk menonaktifkannya sebelum membaca artikel di blog tersebut. Karena itu, penting bagi kita untuk memilih mana situs blog yang sering kita kunjungi, lalu kita masukkan ke daftar white list di aplikasi ad-blocker kita, jadi khusus untuk situs tersebut iklan nya tidak di blok, sehingga blog tersebut tetap bisa mendapat pemasukan.

5. Aktifkan fitur “do not track”(jangan lacak) di browser anda

Setiap situs web pada dasarnya melacak jejak para pengguna saat menjelajah di situs tersebut, setiap halaman yang dikunjungi, artikel yang kita baca, link atau gambar yang kita klik, semua akan dilacak dan disimpan ke database situs. Tujuan nya untuk analisa data statistik, sehingga admin situs web bisa tahu bagian mana dari situs yang banyak dikunjungi dan yang kurang diminati pengguna, menambahkan fitur atau menu pada situs, dan meningkatkan keamanan situs. Fitur “do not track” ini fungsinya untuk memeritah situs web yang kita kunjungi agar tidak melacak (track) jejak kita selama menjelajah situs tersebut. Tetapi perintah ini nantinya akan tergantung dari situs web yag bersangkutan, mau menerima atau tidak. Ada situs web yang tetap melacak data browsing meskipun pada browser telah diaktifkan fitur do not track.

fitur do not track di browser mozilla

fitur do not track pada browser chrome

6. Hapus cache dan cookies pada browser

Masih bersangkutan dengan fitur “do not track” diatas, kalaupun misal situs web tetap melacak data browsing, maka anda bisa meminimalisir dampaknya dengan cara menghapus cache dan cookies. Hal ini akan menghapus iklan dari data browsing kita sebelumnya, dan saat kita mengunjungi situs yang pernah kita kunjungi sebelumnya, maka halaman yang terbuka adalah yang yang baru dan terupdate, bukan halaman yang bekas kita kunjungi sebelumnya.

Tetapi pastikan anda tidak menghapus data untuk login akun, agar anda tidak mengetik perlu ulang user dan password saat masuk ke situs yang butuh login. Pada aplikasi browser mayoritas ada menu untuk menghapus cache dan cookies secara manual, dan pilihan untuk menghapus data login atau tidak.

7. Aktifkan private browsing

Fitur private browsing membuat browser anda tidak merekam histori penjelajahan internet yang anda lakukan. Tetapi data browsing anda tetap bisa terekam di database internet provider yang anda gunakan. Anda bisa mengurangi data cache dan cookies yang tersimpan dengan mengaktifkan fitur ini. Biasanya fitur ini juga dikenal dengan sebutan “mode penyamaran” atau “incognito”.

8. Menggunakan VPN

Virtual Private Network atau VPN membuat anda bisa menjelajah internet dengan privat sepenuhnya, dengan cara mengenkripsi semua data yang akan dikirim dan diterima melalui internet. Tak peduli bagaimanapun cara anda terkoneksi ke internet (data seluler, wiFi publik,dll), cara kerja VPN tetap sama, yaitu mengirim data dari perangkat kita ke server VPN lalu dienkripsi>setelah itu data di deskripsi dan baru diteruskan ke situs tujuan,begitu juga sebaiknya. Dengan begitu data tidak akan bisa diketahui oleh pihak ketiga.

9. Menggunakan password manager

Kebocoran kata sandi yang terjadi ketika situs web diretas membuatnya sangat berbahaya untuk menggunakan kembali kata sandi yang sama untuk berbagai situs yang berbeda. Agar kebocoran kata sandi tidak terlalu merusak, anda harus menggunakan kata sandi yang berbeda dan unik di setiap akun situs web yang anda miliki. Kata sandi juga seharusnya yang panjang dan tidak dapat diprediksi, dan yang berisi angka dan simbol.

Akan tetapi, mengingat password yang panjang di setiap akun anda adalah hal yang sangat sulit, terlebih jika anda punya banyak akun. Untuk itulah aplikasi password manager ini digunakan. Aplikasi password manager membuat kita bisa menyimpan data password dari semua akun kita dan membuat kita bisa login otomatis. Jadi kita hanya perlu mengingat satu password, yaitu yang digunakan untuk membuka aplikasi password manager ini (istilahnya master password), dan tidak perlu dipusingkan dengan banyak password.

10. Pastikan anda punya antivirus dan firewall yang ter-update

Anda butuh perlindungan antivirus dan firewall, tidak peduli bagaimanapun anda berpikir akan aman terkoneksi ke internet jika anda berhati-hati dalam mengunjungi situs atau mengklik setiap link. Karena bahkan situs yang paling terpercaya atau sumber link yang paling punya reputasi bagus pun tetap bisa disusupi virus atau malware atau program jahat lainnya.

Menginstall program antivirus dan firewall adalah cara yang terbaik untuk memastikan anda aman dari semua serangan virus. Ini adalah langkah investasi yang sepadan, dengan biaya yang relatif kecil jika dibandingkan resikonya. Panda antivirus menggunakan sistem AI (Artificial Inteegence) untuk memonitor setiap aplikasi yang berjalan dan mendeteksi serangan sebelum terjadi.

Share:

Comments are closed.

Next Post
Apakah Jaringan WiFi Publik Aman Digunakan ?   Di bandara,…