8 October 2018
8 October 2018,
 Off

Inovasi BPPT Terkait Gempa

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah mengembangkan inovasi terkait gempa. BPPT berpendapat selama ini kita selalu disibukkan dengan upaya penanganan pasca gempa. Sementara itu upaya untuk mengantisipasi dampak gempa masih sangat minim.

Plh kepala BPPT, Wimpie Agoeng Nugroho mengatakan BPPT telah memiliki berbagai teknologi yang siap digunakan untuk mengantisipasi bencana gempa bumi serta tsunami. BPPT juga telah mengawali program BUOY InaTEWS untuk peringatan dini tsunami. Setelah itu BPPT terus melakukan kajian gempa di Balai Teknologi Infrastruktur Pelabuhan dan Dinamika Pantai milik BPPT di Yogyakarta, serta mengkaji Multi Hazard Early Warning System (MHEWS).

Berikut 8 inovasi teknologi yang dikembangkan BPPT untuk mengantisipasi dampak gempa bumi:

1. SIJAGAT, Teknologi Kajian Keandalan Gedung Bertingkat Terhadap Ancaman Gempa Bumi. Teknologi ini digunakan untuk mengukur keandalan sebuah Gedung terhadap ancaman gempa bumi, dan memberikan solusi berupa rekomendasi teknis.

2. SIKUAT, Teknologi Monitoring Gedung Bertingkat Terhadap Bencana Gempa Bumi. Merupakan sistem monitoring kesehatan gedung yang dilakukan dengan dipasang di gedung dan segera diketahui hasilnya.

3. Sistem deteksi dan peringatan dini gempa dan tsunami melalui teknologi maju cable base tsunami meter. Merupakan teknologi maju yang dapat memberikan informasi gempa bumi dengan lebih cepat dan akurat, serta mampu mendeteksi adanya tsunami.

4. Rumah Komposit Polimer Tahan Gempa, merupakan solusi Teknologi Rumah Tahan Gempa – BPPT yang menekankan kepada kekuatan bangunan melalui teknologi Polimer dan kecepatan pembangunan.

5. Polintek – Anti seismic Poiymer Technology. Sebuah solusi teknologi yang ditawarkan mitra BPPT, PT Darta, yang mengembangkan teknologi maju di bidang polimer, sebagai bahan tahan goncangan (Anti – Seismic).

6. Teknologi Non Structure Rapid Assessment. Merupakan teknologi berbasis mobile yang merupakan sistim penilaian bagi kesiapan sebuah gedung dalam memberikan keselamatan kepada orang-orang yang berada di dalamnya.

7. Rapid-Timer, Merupakan teknologi hasil kolaborasi BPPT dengan Panasonic Gobel Indonesia, bagi pemetaan cepat pasca gempa bumi, dengan menggunakan teknologi mobile BTS.

8. Berbagai teknologi yang bermanfaat pada kondisi tanggap darurat seperti Biskuit Neo (Biskuit tahan lapar) dan Arsinum (air siap minum).

Sumber : news.detik.com, www.qtera.co.id

Comments are closed.