Keamanan Siber Next-Generation

Pentingnya Keamanan Siber Next-Generation


Ancaman siber senantiasa mengintai jaringan korporat. Ini adalah suatu keniscayaan yang tak dapat dihindari oleh departemen-departemen IT di seluruh dunia. Cakupan dunia maya yang makin luas, juga berarti jaring yang dapat ditebar oleh para kriminal siber makin membesar.

 

Ini dapat dilihat dari maraknya serangan siber selama 5 tahun terakhir, dengan ransomware sebagai “musuh” yang paling dominan dari tipe serangan lainnya. Selain itu, serangan terperinci atau targeted attack, juga mengalami peningkatan frekuensi. Dalam jenis serangan ini, para peretas akan benar-benar memfokuskan upaya mereka untuk mencari kelemahan satu organisasi yang sudah mereka bidik. Ini berarti potensi kerusakan dapat menjadi lebih besar.

 

Guna menangkal serangan-serangan tersebut, suatu solusi keamanan next-generation dapat menjadi jawaban. Namun, supaya efektif, sebuah solusi next-generation haruslah mampu menyediakan perlindungan terus-menerus terhadap semua tipe serangan.

 

Artinya, solusi tersebut harus mampu melakukan pencegahan yang berkelanjutan, deteksi saat program berjalan, visibilitas terhadap semua tindakan yang dilakukan, dan pengetahuan atau intelligence untuk menangkal tindakan jahat, seperti lateral movement. Lateral movement sendiri berarti aksi perpindahan peretas dari komputer client ke server.

 

Deteksi pada level file berdasarkan daftar malware saja sudah tidak cukup. Keamanan yang efisien berarti sistem yang terproteksi sebelum, setelah, dan saat terjadi serangan.

 

Cakupan “perang” keamanan siber jauh melampaui “pertempuran” antara file-file malware dan antivirus tradisional. “Perang” tersebut akan dimenangkan oleh siapapun yang dapat memonitor semua proses yang berjalan pada suatu sistem secara efisien, dan memblok proses-proses yang kelihatannya tak berbahaya, namun menunjukkan perilaku jahat. Malware masa kini sangat canggih, dan tak dapat diremehkan.

 

Tapi, hal yang perlu diingat bukan hanya itu. Pada dasarnya, proteksi bukan hanya soal deteksi ancaman sebelum, sesudah, dan saat serangan terjadi, namun juga proses penangkalan bahaya serta remediasi atau perbaikan.

 

Maka dari itu, sebuah solusi next-generation haruslah memiliki kapabilitas respon dan remediasi. Dalam sektor keamanan siber, produk-produk seperti ini dikenal sebagai solusi EDR atau endpoint detection and response. Solusi-solusi ini menyediakan sarana analisis forensik, yang dapat digunakan untuk melacak tindakan-tindakan di dalam komputer, guna memulihkan dan menangkal serangan-serangan saat ini dan di masa depan.

Mengapa metode proteksi terdahulu tak lagi efektif?

Panda Adaptive Defense mengintegrasikan semua fitur tersebut kedalam satu solusi proteksi next-generation, didasarkan dari pengawasan terus-menerus, yang akan menyediakan pencegahan, deteksi, visibilitas, dan pengetahuan untuk menangkal serangan, baik yang sudah diketahui maupun belum. Hal ini didukung oleh infrastruktur machine learning pada cloud milik Panda Security, yang akan menganalisis dan mempelajari perilaku semua program.  Selain itu, Adaptive Defense juga menyediakan sarana analisis forensik untuk pencegahan dan remediasi yang efisien.

 

Lapisan keamanan siber tradisional tentu memiliki tempat tersendiri, dimana mereka akan menghentikan serangan yang sudah diketahui. Namun, lapisan ini akan dikalahkan oleh malware canggih, misalnya yang dapat mengubah struktur program dan perilaku mereka sehingga tidak terlihat seperti program yang jahat.

 

Jika ini terjadi, maka malware tersebut akan diperbolehkan untuk berjalan. Adaptive Defense dapat berjalan bersamaan dengan solusi keamanan siber yang sudah ada untuk memperkuat kemanan guna mengatasi ancaman tetap lanjutan atau advanced persistent threats.

 

Adaptive Defense juga dapat memperbolehkan suatu program untuk berjalan, namun dengan tetap melakukan pengawasan pada program tersebut, dan melaporkan aktivitasnya ke platform machine learning kami.

 

Sistem ini, yang terus berevolusi lewat pengumpulan data dari ribuan komputer dengan ratusan sensor, akan menentukan apakah aktivitas suatu program dapat disimpulkan sebagai aktivitas jahat, yang akan berujung pada pemblokiran program tersebut. Lalu, program akan diklasifikasikan baik secara otomatis atau oleh tim keamanan siber dari PandaLabs. Inilah yang tak dapat disediakan oleh model keamanan siber terdahulu.

 

Tingkatkan keamanan korporat anda dengan solusi keamanan siber next-generation dari Panda Security.

Panda Security Indonesia, sebagai penyedia solusi cybersecurity, dapat menjawab kebutuhan tersebut. Dalam kesempatan ini, kami menyediakan lisensi antivirus gratis guna mengamankan perangkat-perangkat selama periode WFH.

Didukung dengan teknologi berbasis cloud,  antivirus Panda Security tidak membutuhkan infrastruktur maupun pengaturan tambahan, sehingga selalu up-to-date, dan selalu melindungi perangkat anda dimana saja. Dengan fitur seperti anti-malware, phishing detection, endpoint detection and response, serta firewall.

Hubungi sales representative kami untuk informasi lebih lanjut, atau kunjungi link ini.


Next Post
Sejatinya, lanskap keamanan siber tak akan pernah berhenti berkembang. Baik…