15 November 2019
15 November 2019,
 Off

Kebanyakan orang menganggap jika sebuah perangkat terinstal antivirus,maka perangkat itu akan aman dari serangan virus.Sepenuhnya anggapan ini salah karena antivirus tak bisa menjamin 100% keamanan perangkat.Memang tugas dari antivirus itu adalah untuk menjaring virus,namun ada kalanya antivirus melakukan salah diagnosa pada sebuah file.Seperti file yang bukan virus didiagnosa menjadi virus,dan sebaliknya.

Nmun tidak menggunakana antivirus merupakan kesalahan fatal , karena menggunakan antivirus saja banyak yang lolos , apalagi tidak. Maka dari itu

Antivirus merupakan software atau tool yang berguna untuk mendeteksi,mencegah,dan menghapus file atau dokumen yang mengandung virus atau yang berpotensi virus.

Sekarang antivirus mempunyai fitur yang lebih banyak dibandingkan sebelumnya.Antivirus sekarang mempunyai fitur untuk mendeteksi perangkat perangkat yang dianggap berbahaya.Selain itu dia juga dilengkapi dengan firewall yang berguna untuk melindungi perangkat dari spam email dan iklan.

Bagaimana cara kerjanya ?

Cara kerjanya meliputi .

  1. On Access Scanning Perangkat lunak antivirus berjalan di latar belakang komputer, memeriksa setiap file yang kita buka. Hal ini umumnya dikenal dengan background scanning, resident scanning, real-time protection, atau lainnya tergantung pada program antivirus Anda. Ketika Anda klik dua kali file EXE, mungkin akan tampak seperti program biasa yang dijalankan. Namun antivirus  yang pertamakali yang memeriksa program, membandingkannya dengan virus yang sudah dikenal sebelumnya, seperti worm, dan jenis-jenis malware lain. Program antivirus juga melakukan metode ” heuristik “, yaitu memeriksa program dari sudut perilaku yang mengindikasikan sebuah virus .

 

  1. Full System Scan Full system scan bisa berguna untuk beberapa hal. Sistem full scan sangat membantu bila komputer Anda baru kemasukan antivirus atau memastikan tidak ada virus yang tersimpan di komputer Anda. Kebanyakan program antivirus sudah memiliki jadwal scanning secara penuh, seringkali setiap minggu. Hal ini untuk memastikan bahwa file definisi virus terbaru yang digunakan untuk memindai sistem Anda untuk virus aktif .

 

  1. Heuristik Program antivirus juga menggunakan metode analisa heuristik. Heuristik akan memungkinkan sebuah program antivirus bisa mengidentifikasi malmware jenis baru atau modifikasi malware baru, bahkan tanpa harus menyimpan file definisi virus. Metode ini menggunakan pendekatan dengan cara mengenali sebuah virus dari gerak-gerik sebuah file. Sebagai contoh, jika sebuah program antivirus menemukan program yang berjalan sedang mencoba untuk membuka setiap file EXE di komputer anda, menginfeksi dengan cara menulis salinan program asli ke dalamnya, maka program antivirus dapat mendeteksi program ini sebagai malmware jenis yang baru.

 

  1. False Positif Karena ada banyak software yang beredar, program antivirus terkadang mengatakan jika sebuah software mengandung virus, padahal sebenarnya software tersebut adalah aman-aman saja. Hal seperti ini dikenal dengan ” false positif “. Bahkan Kadang-kadang antivirus berbuat kesalahan dengan mengidentifikasi sebuah file sistem Windows, program pihak ketiga, atau bahkan file program antivirus mereka sendiri sebagai virus. False positif ini bahkan dapat merusak sistem komputer pengguna. Inilah hal yang sangat tidak diinginkan dari hadirnya antivirus didalam komputer kita. Ada juga yang disebut dengan “false negativ”, jika sebuah antivirus sebenarnya telah menemukan virus dalam sebuah sistem komputer, namun antivirus tersebut tidak menangkapnya sebagai virus. Sama saja dengan seorang SATPAM yang mengijinkan pencuri untuk masuk kedalam rumah.

 

Antivirus Terbagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  1. Antivirus gratis (free antivirus): antivirus yang diperoleh secara gratis, sperti produk dari Smadav , Avast dan lain lain
  2. Antivirus trial (trial antivirus): antivirus yang diperoleh secara gratis namun diberi batasan waktu, jika batasan waktunya habis , pengguna diharuskan membayar untuk dapat menggunakan antivirus tersebut . contohnya adalah Esset Antivirus .
  3. Antivirus donasi (donation antivirus): antivirus yang diperoleh dengan harus mendonasi`
  4. Antivurs berbayar (paid antivirus): antivirus yang diperoleh dengan cara membeli.

 

Lalu apa perbedaan antara antivirus untuk corporate dengan antivirus untuk personal atau rumahan  ?

Perbedaannya adalah terletak pada system manajemen si antivirus tersebut. Jika antivirus corporate bekerja perlu console yang berperan sebagai server untuk menenerima report dari PC Client. Sedangkan antivirus personal tidak . Antivirus personal bekerja sebagai Cient dan server itu sendiri.

 

Comments are closed.

Next Post
Pengertian Sniffing adalah proses monitoring dan capturing  semua paket yang…